standart access list
-STANDART ACCESS LIST-
Standard ACL :
-Standard ACL hanya dapat melakukan filtering berdasarkan IP host atau IP network source nya saja.
Standard ACL mengunnakan ACL number 1 – 99
Konfigurasi sedekat mungkin dengan destination
Direction in dan out nya ditentukan berdasarkan arah packet nya dari source menuju destination
dan pada lab ini kita menggunakan 2 router, 1 switch, 1 server, dan 3 PC.
tujuan kita adalah untuk men-deny atau memblock PC1 yang berada ditengah, diantara PC0 dan PC2.
selanjutnya kita akan konfigurasikan trunk pada switch 1 yang menuju ke router 1.
-SW1
SW1(config)#int fa0/4
SW1(config-if)#switchport mode trunk
setelah itu kita masukan ip pada router
-R1
R1(config)#int fa0/0
R1(config-if)#no sh
R1(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0
R1(config)#int fa0/1
R1(config-if)#no sh
R1(config-if)#ip address 12.12.12.1 255.255.255.0
-R2
R2(config)#int fa0/0
R2(config-if)#no sh
R2(config-if)#ip address 12.12.12.2 255.255.255.0
R2(config)#int fa0/1
R2(config-if)#no sh
R2(config-if)#ip address 20.20.20.2 255.255.255.0
karena router memiliki network yang berbeda beda, maka kita akan konfigurasikan pada setiap router, menggunakan routing dynamic OSPF.
-R1
R1(config)#router ospf 1
R1(config-router)#network 10.10.10.0 0.0.0.255 area 0
R1(config-router)#network 12.12.12.0 0.0.0.255 area 0
-R2
R2(config)#router ospf 1
R2(config-router)#network 12.12.12.0 0.0.0.255 area 0
R2(config-router)#network 20.20.20.0 0.0.0.255 area 0
jika sudah menambahkan IP pada setiap router, sekarang kita akan konfigurasi ACL pada router yang dekat dengan destination
-R2
R2(config)#access-list 1 deny 10.10.10.3
R2(config)#access-list 1 permit any
R2(config-if)#ip access-group 1 out
setelah itu kita coba ping dari PC1 ke 20.20.20.1
maka akan gagal, karena PC1 telah kita deny (block).
Komentar
Posting Komentar