TUNNEL GRE

                                                                   -TUNNEL GRE-


Tunnel merupakan salah satu cara pengiriman data melalui jalur tersendiri/privat yang kita buat dalam internet, agar suatu packet dapat terkirim dalam lingkup yang jauh. contohnya kita mempunyai perusahaan di surabaya dan memiliki cabang di kota makassar, pada saat kita ingin mengirim data tidak mungkin kita menggunakan kabel, karena biayanya pasti mahal, maka kita menggunakan tunnel/ terowongan agar kita dapat mengirim data hanya dengan menggunakan internet saja, dan  mengkonfigurasikan tunnel pada suatu jalur di internet maka packet pun akan terkirim melalui jalur data internet yaitu melalu tunnel.

tunnel merupakan sebuah jalur privat atau bisa disebut terowongan dalam internet.


tujuan kita adalah menghubungkan router jakarta dan router bandung agar dapat terhubung melalui tunnel ( 100.100.100.0) bukan melewati jalur internet (10.10.10.0 dan 20.20.20.0).


seperti biasa sebelum mengkonfigurasi, kita tambahkan IP terlebih dulu


-R1 (JAKARTA)

R1(config)#int fa0/0

R1(config-if)#no sh

R1(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0


R1(config)#int fa0/1

R1(config-if)#no sh

R1(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0


-R2 (BANDUNG)


R2(config)#int fa0/0

R2(config-if)#no sh

R2(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0


R2(config)#int fa0/1

R2(config-if)#no sh

R2(config-if)#ip address 20.20.20.2 255.255.255.0



-R3 (INTERNET)


R3(config)#int fa0/0

R3(config-if)#no sh

R3(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.0


R3(config)#int fa0/1

R3(config-if)#no sh

R3(config-if)#ip address 20.20.20.1 255.255.255.0



jika sudah memberi IP Address sesuai topologi, kita akan melakukan routing, kita tidak boleh melakukan routing local network di setiap routernya, karena internet tidak boleh mengetahui local address.


kita akan merouting dengan menggunakan routing dynamic eigrp



-R1 (JAKARTA)


R1(config)#router eigrp 10

R1(config-router)#network 10.10.10.0



-R2 (BANDUNG)

R2(config)#router eigrp 10

R2(config-router)#network 20.20.20.0



-R3 (INTERNET)


R3(config)#router eigrp 10

R3(config-router)#network 10.10.10.0

R3(config-router)#network 20.20.20.0


jika sudah melakukan routing eigrp, kita akan coba ping untuk memastikan antar router saling terhubung.



-R1 (JAKARTA)


-R2 (BANDUNG)



jika sudah bisa saling terhubung, kita akan konfigurasikan tunnel nya.

-R1 (JAKARTA)

R1(config)#interface tunnel 0

R1(config-if)#ip ad 100.100.100.1 255.255.255.0

R1(config-if)#tunnel source fa0/1

R1(config-if)#tunnel destination 20.20.20.2


-R2 (BANDUNG)


R2(config)#interface tunnel 0

R2(config-if)#ip ad 100.100.100.2 255.255.255.0

R2(config-if)#tunnel source fa0/1

R2(config-if)#tunnel destination 10.10.10.1



jika sudah, maka kita coba ping dari host jakarta ke host bandung.





Maka hasil pada saat mengirim packet pun akan unreachable, yang mana paket tertolak maka kita harus menambahkan routing di dalam tunnel untuk menuju antar local network. 


Kita dapat membuat routing diantara tunnel dengan local network dengan static routing. 


R1(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 100.100.100.2


R2(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 100.100.100.1


isi gateway dengan memasukkan interface tunnel antar router, setelah itu router jakarta akan bisa terhubung ke router bandung atau sebaliknya.



-PC JAKARTA



-PC BANDUNG


maka jika sudah bisa saling ping, kita akan melakukan traceroot untuk melihat paket yang dikirim melewati jalur mana.



dapat dilihat paket melewati interface tunnel, bukan melalui router internet/ public.




Komentar