TUNNEL GRE WITH NAT

                                                           -TUNNEL GRE WITH NAT-

Pada lab kali ini, kita akan mengkonfigurasikan tunnel dengan NAT agar host pada tiap-tiap router memiliki akses internet.



Tujuan lab ini adalah membuat tunnel antar router yang ada di jakarta dan bandung,  tetapi pada host yang berada di router – router tersebut mendapatkan akses internet dengan menggunakan NAT.

sekarang kita akan konfigurasikan pada semua router dan perangkat lain.

-R1

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0


Router(config)#int fa0/1

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0


-R2


Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0


Router(config)#int fa0/1

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 20.20.20.2 255.255.255.0


-R3


Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.0


Router(config)#int fa0/1

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 20.20.20.1 255.255.255.0


Router(config)#int eth1/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 30.30.30.2 255.255.255.0



setelah memberikan IP pada setiap router, kita akan melakukan konfigurasi routing dynamic pada router jakarta & bandung agar bisa saling terhubung.


-R1


Router(config)#router eigrp 10

Router(config-router)#network 10.10.10.0


-R2


Router(config)#router eigrp 10

Router(config-router)#network 20.20.20.0


-R3


Router(config)#router eigrp 10

Router(config-router)#network 10.10.10.0

Router(config-router)#network 20.20.20.0

Router(config-router)#network 30.30.30.0


setelah melakukan konfigurasi routing, kita akan coba ping antar router


-R1


-R2



setelah ping berhasil, kita akan konfigurasikan NAT agar router-router bisa terhubung ke internet.


kita akan buat default route untuk NAT, kita akan menggunakan dynamic NAT overload karena kita memiliki beberapa client pada tiap routernya.



-R1


Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 10.10.10.2

Router(config)#access-list 1 permit any

Router(config)#ip nat inside source list 1 interface fa0/1 overload

Router(config)#int fa0/1

Router(config-if)#ip nat outside

Router(config-if)#int fa0/0

Router(config-if)#ip nat inside


-R2


Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 20.20.20.1

Router(config)#access-list 1 permit any

Router(config)#ip nat inside source list 1 interface fa0/1 overload

Router(config)#int fa0/1

Router(config-if)#ip nat outside

Router(config-if)#int fa0/0

Router(config-if)#ip nat inside


setelah kita buat NAT, kita akan coba ping dari client(PC) ke internet.


-CLIENT R1



-CLIENT R2



maka semua PC sudah bisa terhubung ke internet/ mengakses internet. maka kita akan langsung konfigurasi tunnel pada router 1 (jakarta) & router 2 ( bandung)

-R1

Router(config)#int tunnel 0

Router(config-if)#ip address 100.100.100.1 255.255.255.0

Router(config-if)#tunnel source fa0/1

Router(config-if)#tunnel destination 20.20.20.2


-R2


Router(config)#int tunnel 0

Router(config-if)#ip address 100.100.100.2 255.255.255.0

Router(config-if)#tunnel source fa0/1

Router(config-if)#tunnel destination 10.10.10.1


setelah kita konfigurasi tunnel, kita akan buat routing antar host dengan IP tunnel sebagai gateway nya, dan kita akan menggunakan static route.


-R1


Router(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 100.100.100.2


-R2


Router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 100.100.100.1


jika sudah, kita bisa melakukan ping dari host/client R1 menuju host/client R2 dan sebaliknya.






maka kedua host/client sudah terhubung melalui tunnel dan memiliki akses internet melalui dynamic NAT overload.


Komentar

Postingan Populer